"> Tiga Kali Lakukan Aksinya, Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan – Audit Pos
Sab. Feb 22nd, 2020

Tiga Kali Lakukan Aksinya, Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan

Audit Pos, Jakarta – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan AKBP Mochammad Irwan Susanto, S.Ik mengatakan, pelaku pencurian kotak amal Masjid Al Hurriyah Mampang Prapatan telah tiga kali melakukan aksinya.

” Hasil sidik pelaku telah tiga kali melakukan pencurian ” kata Irwan, Sabtu ( 08/02/2020 ).

Pelaku pencuri kotak amal masjid bernama Abdul Rahman Wahid ( 29 ) yang tercatat sebagai warga Pancoran Barat, Jakarta Selatan.

AKBP M. Irwan Susanto mengatakan, selain mencuri kotak amal di Masjid Al Hurriyah Mampang Prapatan, pelaku juga mencuri kotak amal Masjid Jami Ar Rohman di Jl. Lenteng Agung dengan hasil curian sebesar Rp 3 juta rupiah. Selanjutnya di Mushola An Najat Pancoran Barat IX dengan uang hasil curian sekitar Rp1,2 juta rupiah.

” Di Masjid Al Hurriyah Mampang Prapatan menurut keterangan pelaku uang yang ada di dalam kotak amal tersebut berjumlah Rp 235 ribu ” kata Irwan.

Abdul Rahman ditangkap Unit Reskrim Kepolisian Sektor Mampang Prapatan Polres Metro Jakarta Selatan di Stasiun Citayam usai turun dari kereta rel listrik dari arah Tanah Abang menuju Bogor, Kamis malam ( 06/02 ) pukul 23.00 WIB.

Aksi pelaku mencuri kotak amal di Masjid Al Hurriyah Mampang Prapatan terekam oleh kamera televisi sirkuit tertutup atau closed circuit television ( CCTV ) yang terpasang di sekitar masjid.

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat saat pelaku mencuri kotak amal masjid menggunakan alat pemotong besi, gerinda. Mengetahui hal tersebut, pengurus DKM Masjid Al Hurriyah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.

Polisi lalu melakukan olah tempat kejadian perkara dan berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV tersebut. Setelah mengantongi identitas pelaku, Polisi lalu menelusuri alamatnya ternyata sudah pindah dari wilayah Pancoran Barat ke Citayam – Bogor.

Akibat perbuatannya pelaku kini ditahan polisi dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara. (TW/ PP)