"> Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 14 Ribu Butir Ekstasi – Audit Pos
Jum. Feb 21st, 2020

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 14 Ribu Butir Ekstasi

Audit Pos, Jakarta – Team dari Subdit lll Unit 1 Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis ekstasi dan Sabu di sebuah Apartemen di daerah Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Petugas menangkap dua tersangka dengan inisial J dan R dan mengamankan barang bukti narkoba berupa ribuan butir Pil ekstasi, serbuk bahan baku ekstasi dan Sabu .

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya perbedaan narkoba jenis ekstasi di salah satu Apartemen di Jakarta Utara pada hari Rabu (15/01).

” Kemudian Team dari Subdit lll unit 1 menyelidiki informasi tersebut dan berhasil mengungkap serta menangkap dua tersangka dengan inisial J dan R di apartemennya pada tgl (16/01) dengan barang bukti 14.356 butir ekstasi , dan bahan baku pembuat ekstasi sebanyak 1 kilogram dan sabu seberat 5 gram ” terang Kombes Pol. Yusri Yunus dalam releasenya di Mapolda Metro Jaya, Senin ( 27/01/2020 ).

Kombes Pol. Yusri Yunus juga menambahkan, para tersangka diduga sebagai penyuplai barang haram di tempat hiburan malam (Diskotik). tempat tersebut di pilihnya karena diduga mudah dalam melakukan peredaran Narkoba.

” Narkoba tersebut rencananya akan diedarkan oleh para tersangka di tempat hiburan malam di wilayah Jakarta dan sekitarnya.kita masih mendalami dan kami akan gencar melakukan operasi (di diskotik) ” ungkapnya.

Kini Pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap para pelaku untuk memutus Mata rantai peredaran Narkoba di tempat hiburan malam.

” Para tersangka masih kita mintai keterangan dan masih kita selidiki , kemungkinan masih adanya tersangka lainnya , tunggu saja nanti kita informasikan ” ujar Yusri Yunus.

Para tersangka diketahui masih ada hubungan keluarga dan masih dibawah umur diduga masih terdapat tersangka lainnya ,kini Pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman dan observasi terhadap tersangka.

” Tersangka J dan R ini masih dibawah umur, dan ada ikatan saudara, kita masih memburu otak pelaku dari mana barang (narkoba) didapat ” tutup Yusri.

Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114, 112, Jo 132, dan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara dan denda seumur hidup. (TW/ PP)