"> Bentuk Karakter Siswanya, SDN Selong 04 Pagi Budayakan 5S – Audit Pos
Sab. Jan 25th, 2020

Bentuk Karakter Siswanya, SDN Selong 04 Pagi Budayakan 5S

Audit Pos, Jakarta – Bentuk karakter siswanya, Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) Selong 04 Pagi konsisten dalam pembentukan karakter bagi siswa di lingkungan sekolahnya melalui program khusus. Program tersebut harus dilakukan setiap hari dengan mengawali program Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun ( 5S ). Hal tersebut tampak pada Senin ( 09/12/2019 ) pagi di gerbang sekolah tersebut yang berada di Jl. Daksa IV No.4 Selong – Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Mahsuni, S.Pd, MM selaku Kepala SDN Selong 04 Pagi, dalam keterangannya kepada auditpos.com mengatakan, membangun rasa kasih sayang dan sopan kepada anak didik tidak dapat dilakukan hanya dengan memberikan ceramah, mengingatkan dengan lisan saja, namun juga harus diberikan keteladanan.

” Salah satu keteladanan yang dapat diberikan adalah dengan melakukan penyambutan siswa di pagi hari seperti yang kami lakukan tadi ” uja Mahsuni.

Mahsuni juga mengungkapkan bahwa penyambutan siswa di depan gerbang sekolah yang dilakukan oleh guru 30 menit sebelum bel tanda masuk berbunyi memiliki dampak positif yang luar biasa.

” Selain siswa akan merasa nyaman dan tenang memasuki gerbang sekolah ketika melihat penyambutan gurunya yang penuh kasih sayang, dampak positif lainnya yaitu adanya kedekatan emosional antara siswa dengan gurunya karena siswa merasa diperhatikan oleh gurunya. Hal ini juga merupakan salah satu pendidikan karakter kepada siswa untuk menghargai dan menghormati guru, orang tua, serta orang lain ” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SDN Selong 04 Pagi juga menyampaikan harapannya bahwa dirinya yakin pada masa yang akan datang, semua anak didiknya akan tumbuh sebagai generasi bangsa yang penuh kasih sayang, sopan dan santun, menghargai orang lain serta menghormati yang lebih tua.

” Semoga dengan keteladanan 5S yang kami berikan, perilaku – perilaku tidak baik anak didik akan tereleminasi dengan sendirinya oleh keteladanan sang guru ” harapnya. (TW/ PP)